Apel Pagi Senin, 14 September 2026
Pembina Apel: Ustadzah Royanti
Dalam amanat Apel Senin, 14 September 2026, Ustadzah Royanti selaku pembina apel mengangkat tema “Menjadi Santri yang Unggul dalam Ilmu, Iman, Akhlak, dan Amal.” Melalui tema tersebut, beliau mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri secara seimbang, bukan hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam keimanan, sikap, dan perbuatan sehari-hari.
Pertama, para santri diingatkan tentang pentingnya unggul dalam ilmu. Ilmu menjadi bekal yang dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam menjalankan ibadah maupun aktivitas sehari-hari. Allah SWT juga menjanjikan kedudukan yang tinggi bagi orang-orang yang beriman dan berilmu, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11.
Ilmu yang dimiliki seorang santri diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan semata. Semakin luas ilmu yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab untuk menggunakannya dengan baik dan memberikan manfaat bagi kehidupan.

Selanjutnya, Ustadzah Royanti mengajak para santri untuk unggul dalam iman. Iman tidak hanya berupa keyakinan di dalam hati, tetapi juga tercermin melalui ucapan dan perbuatan. Karena itu, kekuatan iman perlu terus dijaga dengan memperhatikan salat, memperbanyak do’a dan dzikir, serta mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Iman yang kuat menjadi landasan agar ilmu yang dipelajari dapat membawa keberkahan. Dengan hati yang senantiasa bergantung kepada Allah SWT, seorang santri diharapkan memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan kehidupan.
Selain ilmu dan iman, akhlak menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seorang santri. Kepandaian akan lebih bermakna ketika disertai dengan sikap yang baik. Hormat kepada guru, sopan kepada sesama, jujur dalam perkataan, dan rendah hati dalam pergaulan merupakan bagian dari akhlakul karimah yang perlu terus dibiasakan.
Pada bagian terakhir, para santri diingatkan untuk unggul dalam amal. Ilmu, iman, dan akhlak perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Hal tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti rajin beribadah, membantu teman, menjaga kebersihan, disiplin, bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta berusaha memberikan manfaat di mana pun berada.
Melalui amanat apel tersebut, para santri diajak untuk terus memperbaiki diri dan menjadikan empat hal tersebut sebagai bagian yang saling melengkapi. Ilmu yang luas, iman yang kuat, akhlak yang mulia, dan amal yang nyata diharapkan dapat membentuk pribadi santri yang tidak hanya unggul bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan lingkungan di sekitarnya.