Hidayatullah Kota Bandung Berita Renungan tentang pentingnya mensyukuri kesempatan menuntut ilmu agama
Berita Blog Mutiara Islam PPTQ Nurul Hasna Semangat Pagi

Renungan tentang pentingnya mensyukuri kesempatan menuntut ilmu agama

Apel Pagi Senin, 10 Agustus 2026

PPTQ Nurul Hasna

Pembina Apel: Ustadz Riva Abdul Hadi

Dalam amanatnya, Ustadz Riva mengajak para santri untuk menyadari bahwa keberadaan mereka di pesantren merupakan bagian dari kebaikan yang Allah SWT kehendaki dalam kehidupan mereka.

Mengawali amanatnya, Ustadz Riva menyampaikan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, yang artinya, “Barang siapa yang dikehendaki Allah kebaikan baginya, niscaya Dia akan memahamkannya tentang agama.” Hadits tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk mempelajari ilmu agama merupakan salah satu bentuk kebaikan dan perhatian Allah SWT kepada hamba-Nya.

Ustadz Riva kemudian mengajak para santri untuk merenungkan sebuah pertanyaan sederhana: mengapa mereka saat ini berada di pesantren, bukan di tempat lain? Mengapa setiap hari mereka berada di lingkungan yang dipenuhi lantunan Al-Qur’an, suara azan, kajian ilmu, serta nasihat dari para guru?

Menurut beliau, keberadaan santri di lingkungan pesantren merupakan kesempatan yang patut disyukuri. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk belajar agama secara mendalam, menghafal Al-Qur’an dalam lingkungan yang mendukung, ataupun mendapatkan bimbingan langsung dari para ustadz dan ustadzah.

Di pesantren, para santri tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk menuntut ilmu, tetapi juga dipertemukan dengan guru-guru yang membimbing dan teman-teman yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Lingkungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses membentuk pribadi yang lebih baik, baik dari sisi ilmu maupun akhlak.

Karena itu, Ustadz Riva mengingatkan para santri agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan Allah SWT. Kesungguhan dalam belajar perlu berjalan bersama dengan penghormatan kepada guru dan penerapan adab dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ilmu yang dipelajari akan lebih bermakna ketika disertai dengan adab yang baik.

Melalui amanat apel tersebut, para santri diajak untuk melihat kehidupan di pesantren bukan sekadar sebagai rutinitas, melainkan sebagai kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperdalam ilmu agama, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh santri untuk menjalani setiap proses pendidikan dengan penuh kesungguhan dan rasa syukur, karena kesempatan untuk belajar, dibimbing, dan tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan Al-Qur’an merupakan nikmat yang layak dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Exit mobile version