Hidayatullah Kota Bandung Berita Berdaulat, Adil, dan Makmur
Berita Blog PPTQ Nurul Hasna Semangat Pagi

Berdaulat, Adil, dan Makmur

Apel Pagi Senin, 24 Agustus 2026

PPTQ Nurul Hasna

Pembina Apel: Ustadz Hermansyah

Amanat apel disampaikan oleh Ustadz Hermansyah dengan mengangkat tema “Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan bahwa bulan Agustus merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di sisi lain, bulan Rabi’ul Awwal juga menjadi waktu untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad ﷺ, sosok yang membawa perubahan besar melalui iman, ilmu, akhlak, dan perjuangan.

Mengaitkan kedua momentum tersebut, Ustadz Hermansyah mengajak para santri untuk memaknai kemerdekaan melalui peran yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi seluruh masyarakat, termasuk generasi pelajar.

Dalam hal kedaulatan, para santri didorong untuk mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Sebagai generasi yang akan mengisi masa depan, mereka diharapkan mampu menguasai ilmu dan teknologi tanpa meninggalkan iman dan akhlak. Belajar dengan tekun, tidak mudah menyerah, serta mampu menyaring pengaruh negatif merupakan bentuk perjuangan generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, nilai keadilan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ustadz Hermansyah mengingatkan para santri untuk menghargai perbedaan, tidak melakukan perundungan, tidak merendahkan orang lain, berani mengakui kesalahan, serta membiasakan diri untuk jujur. Menurutnya, keadilan dalam lingkup yang lebih luas akan sulit diwujudkan apabila sikap adil dan jujur belum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun kemakmuran, lanjut beliau, tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta. Sebuah bangsa dapat berkembang ketika masyarakatnya memiliki ilmu, keterampilan, kesehatan, akhlak, kepedulian, serta kemauan untuk bekerja dan berkarya. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu bekal penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa.

Dalam amanatnya, Ustadz Hermansyah juga mengingatkan para santri untuk menjadikan Rasulullah Muhammad ﷺ sebagai teladan dalam membangun perubahan. Kemajuan, menurutnya, harus berjalan bersama iman, ilmu, dan akhlak.

Para santri pun diajak untuk menjadi generasi yang cerdas tetapi tetap beriman, menguasai teknologi tanpa kehilangan jati diri, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Melalui amanat tersebut, Ustadz Hermansyah berharap semoga dengan semangat kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah ﷺ, para santri mampu menjadi bagian dari generasi yang ikut mewujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil, dan makmur.

Exit mobile version