Berita Blog Motivasi Mutiara Islam PPTQ Nurul Hasna Semangat Pagi

4 Kata Ajaib

Apel Pagi Senin, 7 September 2026

Pembina Apel: Ustadzah Afriani, S.Pd.

Ada banyak cara sederhana untuk menunjukkan rasa hormat dan menjaga hubungan baik dengan orang lain. Salah satunya melalui kebiasaan menggunakan kata-kata yang tepat dalam berkomunikasi. Hal inilah yang menjadi pesan utama dalam amanat apel pagi Senin, 7 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Afriani selaku pembina apel menyampaikan materi bertema “4 Kata Ajaib”. Empat kata sederhana yang dimaksud adalah “maaf”, “tolong”, “terima kasih”, dan “permisi”. Meski terdengar sederhana, keempat kata tersebut memiliki makna penting dalam membangun sikap saling menghargai dan menciptakan hubungan yang baik dengan sesama.

Ustadzah Afriani menyampaikan bahwa di tengah kehidupan yang semakin berkembang, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Seseorang juga perlu memiliki kecerdasan emosional dan adab yang baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Salah satu bentuknya adalah mampu memilih ucapan yang baik dan menunjukkan rasa hormat kepada siapa pun.

Pesan tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” Hadits tersebut menjadi pengingat bahwa setiap perkataan yang disampaikan perlu dipertimbangkan agar tidak menyakiti atau merugikan orang lain.

Dalam amanatnya, Ustadzah Afriani kemudian menjelaskan makna dari empat kata tersebut. “Maaf” mengajarkan seseorang untuk berani mengakui kesalahan dan tidak mempertahankan ego. Meminta maaf bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kerendahan hati dan keberanian untuk memperbaiki kesalahan.

Kemudian, kata “tolong” mengajarkan sikap menghargai orang lain ketika membutuhkan bantuan. Dengan mengucapkan “tolong”, seseorang menunjukkan bahwa ia menyadari pentingnya saling membantu dan tidak dapat menjalani kehidupan seorang diri.

Sementara itu, “terima kasih” merupakan bentuk penghargaan atas kebaikan yang diberikan orang lain. Kebiasaan mengucapkan terima kasih juga dapat menumbuhkan rasa syukur dan membuat orang lain merasa dihargai.

Adapun kata “permisi” merupakan bentuk penghormatan terhadap ruang, waktu, dan hak orang lain. Mengucapkannya sebelum melewati seseorang, memasuki suatu tempat, atau menyela pembicaraan merupakan bagian kecil dari adab yang menunjukkan sikap menghargai sesama.

Melalui amanat tersebut, para santri diajak untuk tidak menganggap remeh kebiasaan sederhana dalam berkomunikasi. Empat kata tersebut diharapkan tidak hanya menjadi materi yang didengar saat apel, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berinteraksi dengan para asatidzah maupun teman sebaya.

Ustadzah Afriani juga mengingatkan agar para santri tidak merasa gengsi untuk mengucapkan empat kata tersebut kepada siapa pun, tanpa melihat usia maupun kedudukan. Sebab, adab bukan hanya tentang bagaimana seseorang berbicara kepada orang yang lebih tua, tetapi juga bagaimana ia menghargai setiap orang yang ada di sekitarnya.

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video